oleh

13 Polisi di NTT Dipecat

Ket. Foto:Kapolda NTT, Inspektur Jenderal Lotharia Latif (Tribratanewsntt.com)

 

Laporan Reporter SUARA TTS.Com

 

SUARA TTS.COM | SOE – Sebanyak 13 anggota polisi di Polda NTT dipecat secara tidak hormat oleh Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Inspektur Jenderal Lotharia Latif. Ke-13 Anggota yang dipecat diketahui tersangkut masalah asusila hingga menelantarkan keluarga.

” Kita tidak main-main. Saya lihat ada banyak kasus yang melibatkan anggota polisi tapi belum tuntas. Saya sudah panggil kepala Bidang Propam serta SDM untuk membicarakan hal itu,” ungkap Latif sebagai mana dikutip dari Suara. Com yang melangsir dari ANTARA.

Ke-13 polisi yang dipecat itu berasal dari beberapa Polres di Wilayah Polda NTT. Di antaranya Polres Lembata (dua polisi), Polres Kupang Kota (dua polisi), Polres Belu (satu polisi), Polres Timor Tengah Utara (dua polisi). Polres Sikka (satu polisi), Polres Alor (satu polisi), Polda NTT (satu polisi), Polres Flores Timur (satu orang), dan Polres Timor Tengah Selatan (dua polisi).

Dari ke-13 Anggota yang dipecat dikatakan Latif, beberapa antaranya telah terlibat kasus sejak tahun 2005. Namun keputusan pencopotan baru dilakukan pada saat ini. Hal ini sebabkan karena keputusan ada beberapa kasus yang perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait.

“Ada yang kita pecat hari ini tapi kasusnya sudah sejak Tahun 2005,” terangnya.

Dirinya menegaskan tidak akan main-main dengan ucapannya terkait mencopot anggotanya yang melakukan kasus hukum atau perilaku tidak terpuji.

Latif mengatakan, kepastian hukum kepada anggota yang melakukan pelanggaran harus diberikan sehingga tidak muncul pertanyaan dari masyarakat umum dan menjaga wibawa kepolisian.

” Kita tidak akan main-main. Yang salah kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.(DK)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.