Suara TTS

Jaring Aspirasi, Ketua DPRD NTT Siap Gotong Royong Kerja Jalan Rabat di TTS

 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM, Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Masyarakat dua desa di wilayah Mollo yakni Desa Tutem Kecamatan Tobu dan Desa Pika Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten TTS sangat membutuhkan infrastruktur jalan dan jembatan.

Hal ini diketahui saat Ketua DPRD NTT, Ir Emelia Nomleni menjaring aspirasi di dua tersebut Kamis (8/12/2022).
Mendengar aspirasi itu,mantan calon Gubernur NTT ini langsung berkoordinasi dengan ketua DPC PDI Perjuangan TTS, Mordikai Liu yang saat itu ikut mendampinginya.

Koordinasi kemudian dilanjutkan bersama para kepala desa dan masyarakat, guna menentukan beberapa titik jalan yang memang sulit dilintasi kendaraan untuk dikerjakan secara gotong royong.

Setelah koordinasi, akhirnya disepakati titik jalan yang akan dikerjakan secara gotong royong dengan cara mengecor badan jalan, agar roda kendaraan dapat melintas dengan baik.

Ketua DPRD NTT, Ir Emilia Nomleni pada kesempatan itu mengatakan semua pengeluhan masyarakat didapati adalah persoalan infrakstruktur jalan.
” Infrastruktur banyak dikeluhkan. Tentu persoalan yang begini tidak bisa menjawab menggunakan uang pemerintah, karena uang pemerintah sangat terbatas bahkan kurang, sehingga persoalan yang bisa kita tangani secara swadaya, kita berkoordinasi untuk tangani secara gotong royong,” papar Emelia saat reses di Desa Tutem dan Desa Pika.

Ia menuturkan, kondisi infrastruktur yang dikeluhkan mayoritas masyarakat TTS, tentu tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Di lain sisi, persoalan infrastruktur berdampak terhadap persoalan sosial kemasyarakatan seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.

Oleh sebab itu, persoalan-persoalan infrastruktur membutuhkan peran banyak pihak, untuk bergotong royong membantu masyarakat, sekaligus membantu pemerintah untuk mengurai persoalan yang terjadi.

“Kalau hanya harap anggaran dari pemerintah tentu akan sulit. Jadi perlu peran banyak pihak, untuk kita bergotong royong mengurai persoalan ini,” katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kab TTS, Mordikai Liu mengatakan persoalan infrastruktur yang terjadi di wilayah TTS perlu peran seluruh stakeholder termasuk partai politik.

Karna itu PDI Perjuangan akan berkoordinasi untuk bekerja bhakti bersama masyarakat membangun jalan rabat di beberapa titik yaitu ruas jalan Bola Palelo – Noenoni tepatnya di hutan Sasikelo Desa Kualeu, Kecamatan Mollo Tengah.

Titik jalan ini menjadi keluhan masyarakat Desa Pika, Noenoni dan Pene Utara, karena jalan itu yang menghubungkan masyarakat di tiga desa ke pusat ekonomi yakni pasar Kapan. Titik jalan tersebut, saat ini sulit dilintasi, sehingga ketika musim hujan, masyarakat di tiga desa itu tidak bisa membawa hasil pertaniannya ke pasar.

“kami akan berkoordinasi dengan 4 kepala desa di sana agar nantinya bisa kerja gotong royong bangun itu jalan dengan cara rabat. Karena jalan itu adalah jalan kabupaten sehingga ibu ketua DPRD NTT, tidak bisa perjuangkan di pemerintah Provinsi NTT. Tapi syukur, karena ibu Ketua respon untuk membantu dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bisa dikerjakan dengan cara rabat sehingga kendaraan bisa lewat,” papar Mordikai.

Persoalan lain seperti peningkatan ekonomi masyarakat, pihaknya akan berkoordinasi dengan fraksi PDI Perjuangan Kab TTS, untuk memperjuangkannya di tingkat Kabupaten. Sementara usulan yang merupakan kewenangan pemerintah Provinsi NTT, akan diusulkan ke Provinsi dengan cara mengkoordinasikannya dengan ketua DPRD NTT, yang mendengar dan melihat langsung di masyarakat melalui kegiatan reses.

Kepala desa Pika, Orny Takaeb mengungkapkan potensi di desa Pika cukup banyak, namun tidak bisa dimaksimalkan karena kondisi infrastruktur yang tidak mendukung.

Karna itu dirinya berharap persoalan-persoalan dasar yang dialami masyarakat desa Pika perlu menjadi perhatian serius, baik itu pemerintah tingkat Kabupaten, Provinsi maupun pemerintah pusat.

“Potensi kami seperti peternakan, pertanian dan perikanan cukup banyak, hanya kami mau kembangkan abis itu mau jual oto (mobil, red) tidak bisa masuk angkut. Jadi terpaksa kami kembangkan secukupnya saja, sehingga bisa terjual semua,” tandas Orny.(Tim)

Dinas Perikanan Mulai Lakukan Penebaran Benih Ikan Lele Bagi 29 Kelompok di TTS

Ket foto : Nampak Kasubag Tata Usaha, Progam dan Pelaporan Dinas Perikanan TTS saat melakukan penebaran benih ikan lele untuk Kelompok Budidaya Ikan, Cendana Wangi.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu.

SUARA TTS.COM | SOE – Dinas Perikanan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mulai melakukan penebaran bibit ikan lele di 29 kelompok budidaya ikan yang tersebar di wilayah TTS. Bantuan tersebut merupakan hasil pokir DPRD yang dieksekusi oleh Dinas Perikanan.

Penebaran benih ikan lele dimulai Rabu,7 Desember 2022 yang dilakukan langsung oleh Kasubag Tata Usaha, Progam dan Pelaporan Dinas Perikanan, Simson Talelu.

Kepada SUARA TTS.COM sekitar pukul 21.00 WITA, Simson mengatakan penebaran benih ikan lele mulai dilakukan hari Rabu (7/12022) dengan menyasar 4 pada hari pertama dari total 29 Kelompok Budidaya Ikan Lele yang tersebar di TTS.

“Kita sudah mulai penebaran ikan lele. Hari ini  baru 4 kelompok yaitu Tunas muda dan Logos di Kelurahan Oekefan dan Cendana wangi di Karang Siri. Nanti besok lanjut lagi sampai selesai”, ujarnya.

Ia menjelaskan dari empat kelompok yang sudah dilakukan penebaran benih, tercatat sudah 10.700 benih terdistribusi dari target 92.500 benih untuk 29 kelompok pembudidaya ikan lele. Ket foto : Nampak Kasubag tata kelola, program dan pelaporan, Dinas Perikanan,Simson Talelu (atas) dan benih ikan lele (bawah).

Simson menyampaikan bantuan tersebut merupakan bagian dari penguatan dan pendampingan terhadap kelompok budidaya ikan. Melalui budidaya ikan air tawar, diharapkan bisa meningkatkan ketahanan gizi masyarakat guna percepatan penurunan stunting. Selain itu, pengembangan budidaya ikan diharapkan bisa memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu Muni Liem,Ketua kelompok Cendana Wangi pada kesempatan tersebut mengungkapkan terima kasih kepada dinas perikanan yang sudah melakukan penebaran benih ikan lele. Selain itu juga ada bantuan Bioflok dan pakan.

Bantuan bibit ikan lele tersebut akan dipelihara oleh anggota kelompok hingga panen nantinya.

“Trimakasih untuk anggota DPRD dan Dinas Perikanan yang sudah menjawab aspirasi kami kelompok pembudidaya ikan “, ujarnya.(Sys)

Sidang Majelis Soe Timur Ke IV Dibuka, Pendeta Yeremias Ingatkan Doa Sebagai Hal Pokok

Ket foto : Nampak suasana sidang majelis soe timur ke IV di Gereja Betania Oeue

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota

SUARA TTS. COM | SOE – Sidang Majelis Soe Timur Ke IV Tahun 2022 resmi dibuka, Rabu 7 Desember 2022 di Gereja Betania GMIT Oe’ue

Sidangan majelis soe timur ke IV dibuka dengan ibadat bersama yang dipimpin oleh Pendeta Elvis Lenamah.

Dalam khotbahnya Pendeta Elvis mengingatkan tentang pentingnya doa. Dimana doa merupakan pokok aktivitas orang beriman. Akhir-akhir ini, banyak orang yang menempatkan doa hanya sebagai aktivitas rutin bahkan sebagai formalitas semata sebagai pelengkap acara. Hal ini menyebabkan orang-orang kehilangan makna dan nilai penting dari berdoa.

“ Doa merupakan media utama kita untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Doa memiliki nilai dan makna pokok bagi kehidupan orang beriman. Tapi akhir-akhir ini, bisa kita temui orang- orang yang menempatkan doa hanya sebagai aktivitas rutin atau formalitas semata sebagai pelengkap suatu acara. Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini saya ingin mengingatkan kita semua tentang pentingnya berdoa sebagai media kita berkomunikasi dengan Tuhan,” ingat Pendeta Elvis.

Orang biasanya sungguh-sungguh berdoa ketika dalam dua kondisi. Pertama, memiliki kesadaran yang penuh jika berdoa merupakan media untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Dan kedua, ketika memiliki pokok doa yang penting seperti dalam kondisi sakit sehingga memohon kesembuhan atau dalam kondisi kesusahan.

“ Kita harus memiliki kesadaran tentang pentingnya berdoa. Berdoa harus menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan rohani kita. Jangan kita sungguh-sungguh berdoa kalau dalam kondisi sakit atau susah,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Klasis Soe Timur, Pendeta Lebrik Toy, S. Th dalam sambutannya mengatakan sidang majelis merupakan moment evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan yang telah berlalu dan moment untuk merencanakan kegiatan untuk tahun 2023.

Dirinya mengajak semua peserta untuk menata persekutuan,  memohon kekuatan dan tuntunan roh kudus serta merelakan diri untuk dituntun oleh roh kudus.

Dalam kesempatan itu juga Pendeta Lebrik menyinggung terkait persahabatan manusia dengan alam semesta yang dinilai sedang terjadi gangguan. Dimana terjadi bencana alam dan cuaca ekstrim.

“ Akhir-akhir ini cuaca kita sulit diprediksi karena terjadi cuaca ekstrim. Kita juga mendengar terjadi gempa bumi maupun bencana alam lainnya. Oleh sebab itu, kita perlu menata ulang atau memperbaiki relasi kita dengan alam semesta,” ajaknya.

Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan dalam sambutannya menegaskan, sebagai wakil rakyat dirinya terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak gereja. Komunikasi tersebut dimaksud untuk menunjang pelaksanaan tugas gereja di tengah-tengah masyarakat

“ Sebagai wakil rakyat, kita tidak hanya menyerap aspirasi dari masyarakat saja, tetapi juga dari pihak gereja. Hal ini sebagai bentuk dukungan kita kepada pihak gereja. Dimana lewat Pokir kita mengalokasikan anggaran untuk bantuan pembangunan rumah gereja, bantuan alat musik untuk gereja, mengalokasikan anggaran untuk kegiatan kamp pemuda dan beberapa bantuan lainnya,” terang Religius.

Dalam kesempatan itu, Religius meminta bantuan para pendeta untuk mendata jemaat kurang mampu yang belum terkofer BPJS maupun belum terdata dalam DTKS.

“ Pada kesempatan ini saya berharap para pendeta bisa membantu kita (DPRD dan Pemda) untuk memasukan data jemaat yang tidak mampu namun belum memiliki BPJS dan belum terkofer Bansos. Kita siap bantu untuk memfasilitasi mereka agar memiliki BPJS dan terkofer Bansos,” pinta politisi PKB ini.

Pantauan SUARA TTS. COM, sidang majelis soe timur dihadiri perwakilan dari pengurus Sinode, ketua klasis soe timur, wakil ketua DPRD TTS, Ketua Komisi 1 DPRD TTS, Uksam Selan, para pendeta se klasis soe timur dan beberapa undangan lainnya. (DK

Editor : Erik Sanu

 

Sebanyak 62 Pelamar PPK Gagal Di Tahapan Seleksi Administrasi

Ket foto ; Ayub Victor Kollo ketua devisi pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat, sosialisasi dan SDM, KPU Kabupaten TTS.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota.

SUARA TTS. COM | SOE – Sebanyak 62 pelamar seleksi penerima PPK untuk pemilu serentak 2024 dinyatakan gugur pada tahapan seleksi administrasi. Untuk diketahui, total pelamar seleksi PPK sendiri mencapai 592 pelamar dan yang dinyatakan lolos seleksi administrasi 530 pelamar.

Ayub Victor Kollo ketua devisi pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat, sosialisasi dan SDM, KPU Kabupaten TTS kepada SUARA TTS. COM menjelaskan, pasca diumumkan hasil seleksi administrasi, saat ini memasuki tahapan penyerahan berkas fisik.

“  Setelah pengumuman seleksi administrasi, sekarang sudah masuk tahapan penyerahan berkas fisik. Pada tahapan seleksi administrasi, ada 62 peserta yang tidak memenuhi syarat administrasi,” ungkap Viktor.

Ditanya apakah ada kecamatan yang mengalami kekurangan pelamar, Viktor mengaku, ada tujuh kecamatan yang mengalami kekurangan pelamar. Ke tujuh kecamatan tersebut yaitu, Kecamatan Oenino, Noebeba, Mollo Tengah, Tobu, Nunbena, fatumnasi dan Fatukopa.

Sesuai regulasi, perkecamatan pelamar harus memenuhi 2 kali kuota yang dibutuhkan.  Dimana per kecamatan dibutuhkan 5 anggota PPK sehingga per kecamatan harus harus minimal mencapai 10 pelamar.

“ Ada tujuh kecamatan yang kita perpanjang massa pendaftarnya karena belum memenuhi dua kali kuota. Dimana yang seharusnya ditutup pada  29 November, kita perpanjang hingga 2 Desember,” terangnya.

Setelah tahapan seleksi administrasi lanjut Ayub, dilanjutkan dengan seleksi tertulis menggunakan sistem CAT.  Seleksi tertulis akan berlangsung pada 8 Desember 2022 dan berlangsung di SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Soe pengumuman hasil seleksi tertulis  akan dilakukan pada 11 Desember.

Peserta yang lolos seleksi tertulis akan mengikuti tahapan seleksi wawancara yang akan berlangsung pada 14 hingga 16 Desember mendatang.

Sementara untuk pengumuman akhir dan penetapan akan berlangsung pada 19 Desember.

“ Ada tiga tahapan seleksi dalam penerimaan PPK ini. Mulai dari seleksi administrasi, tertulis hingga wawancara,” pungkasnya. (DK)

Editor : Erik Sanu

Dua Kelompok Budidaya Ikan Di Oekefan Dapat Bantuan Bioflok dan Benih Ikan Lele

Ket foto : Nampak penyerahan bantuan bioflok dan benih ikan lele di kelompok budidaya ikan Tunas Muda.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota.

SUARA TTS. COM | SOE – Kelompok Budidaya ikan Logos dan Tunas Muda di keluarahan Oekefan, Kecamatan Kota Soe mendapatkan bantuan kolam bioflok dan benih ikan lele dari Dinas Perikanan Kabupaten TTS. Bantuan tersebut merupakan hasil Pokir Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan.

Kelompok budidaya Logos mendapatkan bantuan tiga kolam bioflok dan benih ikan lele sebanyak 3000 ekor. Sedangkan kelompok Tunas Muda mendapatkan bantuan tiga kolam bioflok dan 2600 benih ikan lele.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa, 6 Desember 2022 oleh Simson Talelu, Kasubag tata usaha program dan pelaporan, Dinas Perikanan Kabupaten TTS disaksikan langsung, Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan.

Dalam arahannya, Simson menyampaikan bantuan tersebut merupakan bagian dari penguatan dan pendampingan terhadap kelompok budidaya ikan. Melalui budidaya ikan air tawar, diharapkan bisa meningkatkan ketahanan gizi masyarakat guna percepatan penurunan stunting. Selain itu, pengembangan budidaya ikan diharapkan bisa memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat.

“ Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan penguatan ekonomi keluarga. Oleh sebab itu, kita harapkan bantuan yang telah diterima dimanfaatkan dengan baik,” pinta Simson.

Yesua Manu ketua kelompok pembudidaya ikan Tunas Muda mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfuna dan Pemda TTS yang telah memberikan bantuan untuk pengembangan ikan air tawar, khususnya ikan lele. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan secara baik oleh 10 anggota kelompok hingga tiba waktunya untuk panen.

“ Kami bersyukur apa yang menjadi aspirasi kami telah dijawab oleh Pak Egi dan Pemda TTS. Benih ikan lele ini akan kami pelihara dengan baik sehingga waktu panen tiba,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD TTS, Religius Usfunan mengatakan, sebagai wakil rakyat sudah menjadi tugasnya memperjuangkan aspirasi masyarakat. Oleh sebab itu, melalui Pokir, dalam APBD tahun 2022, dirinya menjawab kebutuhan kelompok budidaya ikan Logos dan Tunas Muda.

“ Saya lihat mereka memang serius mau mengembangan budidaya ikan air tawar di kelurahan Oekefan sehingga lewat Pokir kita memberikan bantuan bioflok dan benih ikan lele. Semoga bantuan tersebut bisa bermanfaat dan dua kelompok ini bisa berkembang dengan baik,”harapnya. (DK)

Editor : Erik Sanu 

Antrian PKM Kecamatan Toianas Padati Kantor Pos Soe, Buntut Pemukulan Terhadap Petugas Kantor Pos Soe

Ket. Foto: Nampak Anggota DPRD TTS, Marthen Tualaka sedang berbincang dengan kepala kantor pos soe.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota.

SUARA TTS. COM | SOE – Warga Kecamatan Toianas, Selasa 6 Desember memadati Kantor Pos Soe guna mengambil Bantuan Sosial (Bansos) PKH, Bansos BBM dan Bansos Sembako. Tak kurang dari 1000 warga Toianas nampak mengantri sejak pagi untuk bisa mengambil jatah Bansosnya. Hingga pukul 13.00 WITA, nampak antrean warga di halaman samping kantor pos soe belum juga surut.

Antrean warga Toianas di kantor soe merupakan pemandangan yang langka. Pasalnya selama ini, pihak Kantor Pos Soe  langsung mendatangi kantor Kecamatan Toianas untuk membagikan Bansos kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Namun karena adanya insiden pemukulan petugas kantor pos di kantor kecamatan Toianas pada April lalu, petugas kantor pos soe menjadi takut untuk turun ke kecamatan Toianas.

Oleh sebab itu, pelayanan pembayaran Bansos dialihkan ke kantor pos soe. Kebijakan ini memaksa masyarakat Kecamatan Toianas yang masuk KPM untuk mengeluarkan uang tambahan agar bisa mencapai kantor pos soe.

“ Kami pulang-pergi bayar ongkos 150 ribu per orang. Kami berangkat dari kampung masih pagi-pagi untuk bisa mengantre paling depan di kantor pos soe. Padahal selama ini biasanya kami ambil Bansos di kantor kecamatan,” ujar salah seorang ibu yang sedang mengantre di kantor pos soe.

Marthen Tualaka, Anggota DPRD TTS, Selasa siang langsung mendatangi kantor pos soe guna bertemu dengan kepala kantor pos soe, Kornelius Lako. Dirinya meminta adanya solusi untuk warga Toianas sehingga pelayanan pembayaran Bansos bisa kembali dilakukan di kantor kecamatan.

“ Kasihan orang tua mereka (KPM asal Kecamatan Toianas) dari kampung jam 4 atau 5 pagi naik pick ke kantor pos soe. Mereka harus mengeluarkan biaya yang tak sedikit untuk menyewa pick up untuk mengantar mereka ke kota soe. Saya mau kita ( DPRD TTS dan kantor pos) cari jalan keluar atau solusi sehingga pelayanan bisa kembali dilakukan di kantor kecamatan,” pinta Marthen kepada Kornelius.

Kepada Marthen, Kornelius mengaku, para petugas kantor pos soe masih ketakutan untuk datang ke kantor kecamatan Toianas guna melayani pembayaran Bansos. Kasus pemukulan petugas kantor pos saat membagikan Bansos pada April lalu masih meninggalkan troma.

Apa lagi, pelaku masih berkeliaran walaupun kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. “ Kasus ini sudah kami laporkan ke pihak kepolisian. Korban sudah divisum tapi pelaku masih bebas. Petugas kami merasa tidak aman dan takut turun ke Toianas untuk melakukan pelayanan. Sehingga kita putuskan, PKM kecamatan Toianas dilayani di kantor pos soe,” terang Kornelius. Ket foto : Nampak antrean panjang PKM kecamatan Toianas di kantor pos soe guna mengambil pembayaran Bansos (PKH, Bansos BBM dan Bansos Sembako).

Jika proses hukum memang tak bisa jalan, Kornelius meminta agar pelaku bersama keluarga pelaku untuk datang dan meminta maaf atas kejadian pemukulan tersebut. Setelah itu, pihak kecamatan bersama desa harus membuat surat pernyataan bersedia menjamin keamanan dan kenyamanan petugas kantor pos saat melakukan pelayanan kembali ke kecamatan Toianas.

“ Sampai sekarang saja kami tidak pernah dapat surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidik (SP2HP) laporan kami seperti apa. Terlepas dari proses hukum, kami berharap pelaku dan keluarga pelaku bisa datang meminta maaf atas kejadian tersebut. Itu saja sudah cukup untuk kami, soal perkara hukum kami tidak terlalu menuntut,” sebutnya.

Mendengar pernyataan Kornelius, Marthen langsung menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi pertemuan pelaku bersama sekeluarga pelaku dengan pihak kantor pos. Selain itu, dirinya juga akan memfasilitasi pertemuan para kepala desa sekecamatan Toianas dengan pihak kantor pos.

“ Kalau pelaku memang sulit saya ajak ke sini, minimal saya akan bawa keluarga pelaku bersama para kepala desa serta camat Toianas ke sini ( Kantor Pos Soe) guna menjawab permintaan pihak kantor pos,” sebutnya.

Terkait proses hukum terhadap pelaku, Marthen mengatakan, dirinya akan membangun komunikasi dengan Kapolres agar kasus tersebut menjadi prioritas mengingat pelaku sudah beberapa kali terlibat kasus yang sama.

“ Saya akan bertemu dengan Pak Kapolres dan minta bantuan beliu agar pelaku bisa segara diamankan dan kasus tersebut bisa menjadi prioritas,” pungkas Politisi Hanura ini. (DK)

Editor : Erik Sanu 

Mukerda Perindo TTS, Marthen Targetkan 1 Fraksi di Pemilu 2024

Ket foto : Nampak ketua DPD Perindo Kabupaten TTS, Marthen Natonis sedang memberikan sambutan dalam acara Mukerda di aula Hotel Gajah Mada.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota 

SUARA TTS. COM | SOE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia ( Perindo) Kabupaten TTS menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda), Selasa 6 Desember 2022 di aula hotel Gajah Mada. Mukerda yang mengambil tema “ Solid Menuju 2024” dihadiri Ketua DPW Perindo Propinsi NTT, Jonathan Nubatonis, Bupati TTS, Egusem Tahun, Ketua DPC PKB Kabupaten TTS, Religius Usfunan, Ketua DPC Gerindra Kabupaten TTS, Arsianus Jurlens Nenobahan dan beberapa undangan lainnya.

Ketua DPD Perindo Kabupaten TTS, Marthen Natonis, S. Hut, M.Si mengatakan, Mukerda digelar untuk melakukan konsolidasi guna menyatukan konsep dan startegi menghadapi Pemilu 2024. Sama seperti Parpol lainnya dikatakan Marthen, DPD Perindo Kabupaten TTS juga menargetkan menjadi pemenang di Pemilu 2024 mendatang. Oleh sebab itu, dirinya mengajak semua kader untuk bekerja all out dan bersatu untuk mencapai target tersebut.

“ Target kita menang di Pemilu 2024, oleh sebab itu di moment Mukerda ini saya mengajak semua kader untuk bekerja all out dan bersatu untuk mewujudkan target kita ini,” ajak Marthen.

Disinggung terkait target perolehan kursi di DPRD TTS sendiri pada Pileg 2024, Marthen mengatakan, pihaknya menargetkan minimal 5 kursi.

“ Kita (DPD Perindo Kabupaten TTS) ingin di 2024 kita punya Fraksi sendiri dengan menimal 5 Kursi,” ujarnya.Ket foto :Nampak suasana Mukerda DPD Perindo Kabupaten TTS.

Ketua DPW Perindo Propinsi NTT, Jonathan Nubatonis menyebut, dari sisi geopolitik suku Timor sebagai suku yang paling tertinggal dalam dunia politik. Oleh sebab itu, perlu ditingkatkan kesadaran dan pendidikan politik untuk suku Timor guna mengejar ketertinggalan tersebut.

“ Sampai saat ini suku Timor menjadi suku yang paling tertinggal dalam dunia politik. Orang Timor sangat sulit untuk menempatkan wakilnya di DPR RI. Hal ini menjadi salah satu penyebab daerah Timor menjadi sulit keluar dari kemiskinan. Karena politik ini juga menentukan ajar kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Namun kini lanjut Jonathan, sudah ada orang Timor yang menduduki kursi pimpinan Partai tingkat Propinsi. Ada Partai Perindo Propinsi NTT, ketua DPD Gerindra Propinsi NTT, Esthon Foenay, Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi NTT, Emi Nomleni dan Sekertaris Golkar DPW Propinsi NTT Ince Sayuna.

“ Sekarang sudah lebih baik, sudah ada orang Timor yang bisa pegang partai. Sisa bagaimana orang Timor bersatu untuk tempatkan wakil orang Timor di DPR RI,” sebutnya.

Ketua panitia Mukerda, Drs. Yosafat Saekoko dalam laporannya mengatakan, Mukerda dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali para calon legislatif yang akan bertarung di 2024. Dimana para caleg dibekali agar menjadi caleg yang militan, bersih dan loyal guna mencapai target di 2024.

“ Lewati Mukerda ini kita ingin membentuk para caleg kita agar menjadi kader yang militan, bersih dan loyal,” urai Yosafat.

Bupati TTS dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Mukerda mengingatkan semua pihak untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

“ Jangan hanya karena perbedaan partai politik, satu marga juga berkelahi. Kita harus jaga persatuan kita,” ingat Bupati Tahun.

Dalam kegiatan Mukerda juga dilakukan pengukuhan pengurus dewan pimpinan cabang tingkat kecamatan seluruh kecamatan oleh Ketua DPW Perindo Propinsi NTT, Jonathan Nubatonis. ( DK)

Editor : Erik Sanu 

Bawaslu TTS Temukan ASN, Kades dan Perangkat Desa Masuk Pengurus Parpol

Ket foto : Suasana kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu yang dilakukan Bawaslu kabupaten TTS kepada jurnalis yang tergabung dalam organisasi Forwan di Cafe Betania, Senin 5 Desember 2022.

Laporan Reporter SUARA TTS. COM, Dion Kota.

SUARA TTS. COM | SOE – Bawaslu Kabupaten TTS menemukan adanya oknum ASN, kepala desa hingga perangkat desa masuk sebagai pengurus partai politik (Parpol) dalam tahapan verifikasi vaktual beberapa waktu lalu. Setelah ditemukan, Bawaslu mengingat para oknum tersebut jika sesuai regulasi, ASN, kepala desa dan perangkat desa dilarang menjadi pengurus partai politik.

Oleh sebab itu, jika masih ingin menjadi ASN, kepala desa atau perangkat desa, maka oknum tersebut wajib keluar dari kepengurusan Parpol.

“ Ada kita temukan beberapa ASN, kepala desa dan perangkat desa yang masuk sebagai pengurus Parpol. Ada yang nama mereka dicatut tanpa sepengetahuan mereka, ada juga yang memang dari dulu sebagai pengurus Parpol,” ungkap Desy Nomleni koordinator divisi pencegahan, pengawasan partisipasi dan hubungan masyarakat, Bawaslu Kabupaten TTS saat memberikan sosialisasi kepada jurnalis yang tergabung dalam organisasi Forwan di Cafe Betania, Senin 5 Desember 2022.

Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk keluar dari kepengurusan Parpol. Pertama, pihak berkeberatan wajib membuat surat keberatan yang ditujukan kepada Parpol dimana nama pihak tersebut masuk sebagai pengurus. Surat tersebut ditebuskan kepada KPU dan Bawaslu. Setelah itu, Parpol yang bersangkutan akan mengeluarkan nama pihak yang berkeberatan dari aplikasi Sipol.

“ Kalau namanya sudah dikeluarkan dari Sipol, maka yang bersangkutan sudah tidak terdata lagi sebagai pengurus Parpol,” tambah Andhy Funu Koordiantor Divisi Penanganan Pelanggaran, data dan informasi, Bawaslu Kabupaten TTS yang turut memberikan materi dalam kesempatan tersebut.

Ditanya apakah ASN boleh mengikuti kampanye mengingat ASN juga memiliki hak pilih, Andhy menjelaskan, ASN boleh mengikuti kampanye dengan beberapa syarat.

Pertama, diluar jam kerja atau di luar hari kerja. Kedua, tidak menggunakan atribut ASN. Ketiga, tidak membawa atau menggunakan fasilitas negara dan keempat, tidak aktif sebagai panitia kampanye.

“ Selama di luar jam kerja, tidak pakai fasilitas dan atribut ASN serta tidak terlibat sebagai panitia kampanye, ASN boleh hadir mendengarkan paparan kampanye,” terang Andhy.

Keduanya berharap, Forwan bisa terlibat aktif sebagai pengawas partisipatif dalam pemilu 2024 mendatang. Selain itu, melalui kerja sama dengan Forwan, Bawaslu berharap publikasi terkait pengawasan pemilu bisa semakin gencar dan menjangkau hingga ke pelosok desa. (DK)

Editor : Erik Sanu

Yupiter Pah Sakit, Penyerahan Tahap 2 Ditunda.

Ket foto : Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Helmi Wildan, SH 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Penyidik Polres TTS direncanakan melakukan penyerahan tahap 2 kasus pidana Penganiayaan dengan tersangka Yupiter Pah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Senin (05/12/2022) namun  kembali gagal karna tersangka sementara dalam keadaan sakit.

Kapolres TTS, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa.S.Ik melalui Kasat Reskrim Polres Iptu Helmi Wildan.SH Ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan bahwa tersangka Yupiter Pah sudah penuhi panggilan untuk penyerahan tahap II beserta barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis RSUD Soe,JPU menyatakan menolak karena berdasarkan surat keterangan dokter, tersangka Yupiter Pah dalam keadaan sakit.

“tugas kita sudah jalankan untuk serahkan tersangka dan barang bukti tahap II ke JPU namun gagal karna tersangka dalam keadaan”Ujar Kasat Helmi Wildan.

Hal yang sama diungkapkan Kajari TTS, Andarias D Oranay.SH.MH melalui Kasi Pidum Santy Efraim SH. Ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa tersangka Yupiter Pah tidak jadi diserahkan oleh Penyidik Polres TTS karena yang bersangkutan dalam kondisi sakit.

Di tanya soal sakit atau riawayat penyakit yang diderita oleh tersangka, JPU mengatakan pihaknya tidak tau karena belum ada penyerahan.

“Tersangka belum sempat diserahkan oleh penyidik karena alasan sakit, dan kita juga tidak berani terima tahanan dalam kondisi sakit,nanti bisa disalahkan kalau sakit kita terima dan tahan. Ini tadi ada surat keterangan dokter bahwa beliau juga sedang sakit.” Ujarnya.

Ket Foto : Kuasa hukum tersangka Yupier Pah, Simon Tunmuni, SH 

Sementara itu Kuasa hukum tersangka, Simon Tunmuni,SH kepada SUARA TTS.COM mengatakan pelaksanaan tahap II dipending karna kliennya memang  dalam keadaan sakit.

“pelaksanaan tahap II dipending karna beliau sakit dan itu ada suket dari tim medis”,ujarnya.
Ia menjelaskan kliennya mengalami komplikasi tanpa menjelaskan secara detail. Sebagai kuasa hukum, ia dan kliennya menunggu ada jadwal lanjutan dari pihak penyidik.(Sys).

 

Masyarakat TTS Diminta Tidak Panik, Kuota Minyak Tanah Stabil

Ket foto : Kabag Ekonomi dan SDA ,Ardi Aprianus Benu S.Sos bertemu Sales Branch Manager Rayon I NTT di Kupang,Senin 5 Desember 2022.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu.

SUARA TTS.COM | SOE – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melalui melalui Kabag Ekonomi dan SDA ,Ardi Aprianus Benu S.Sos bertemu Sales Branch Manager Rayon I NTT di Kupang,Senin 5 Desember 2022.

Hal ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari operasi kelangkaan minyak tanah oleh Tim Terpadu  di Kabupaten TTS Jumat,  2 Desember 2022.

“kami bertemu dengan Sales Branch Manager Rayon I NTT di Pertamina Kupang untuk memastikan penyebab kelangkaan minyak tanah di Kabupaten TTS”, ujat Ardi kepada SUARA TTS.COM.

Menurut mantan Camat Amanatun Selatan ini,pihaknya masih menemukan  beberapa agen penjual minyak tanah maupun pengecer yang menjual minyak tanah dengan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Oleh karna itu Ardi minta masyarakat untuk melaporkan  agar segera ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Ket foto : Daftar nama agen penyalur minyak tanah di Kabupaten TTS.

Lebih lanjut menurut Ardi saat ini penyaluran sudah normal sehingga masyarakat tidak perlu panik. Saat ini kata Ardi, tercatat ada 7 agen penyalur resmi yang siap menyalurkan minyak tanah di Kabupaten TTS yaitu PT Karya Timor Indah, PT Mitra Arin Migas, PT Nusa Migas Prima Abadi, PT Sulung Budi Mandiri, PT Gollu Potto Migas, PT Catur Perkasa.

Sales Branch Manager Rayon I NTT,Hedi pada kesempatan tersebut mengatakan terjadi penurunan kuota minyak tanah dari BPH MIGAS pada akhir bulan November.

Pengurangan kuota sebesar 3,48% dari kuota sebelumnya 108.781 Kilo Liter (KL)  menjadi 104.991 KL pada tgl 25 November 2022.

Namun menurut Herdi, keesokan harinya 26 November 2022, BPH MIGAS kembali menambahkan kuota BBM untuk Provinsi NTT sebesar 108.435 KL sehingga saat ini penyaluran kembali normal.

Dirinya juga menghimbau masyarakat di Kabupaten TTS tidak perlu risau lagi dengan isu kelangkaan minyak tanah karena untuk hari Natal dan Tahun Baru dipastikan pasokan minyak tanah tetap stabil dan normal.(Sys).

Honor Panitia Pilkades di TTS Belum Dibayar, Ini Kata Bupati Tahun

Ket foto : Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun saat diwawancarai.

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Hingga saat ini honor Panitia Pilkades serentak di Kabupaten TTS belum dibayar meskipun dana sudah dialokasikan pada perubahan anggaran tahun 2022.

Menanggapi hal tersebut, Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun kepada SUARA TTS.COM,Senin 5 Desember 2022 mengatakan sudah ada dana dan sisa pencairan untuk dibayarkan.

“Uang sudah ada tapi kendala, saya segera  perintah untuk bayar”,ujar Bupati Epy usai upacara Hari Bakti PU di Kantor Bupati TTS.

Dirinya minta agar segera dibayarkan melalui rekening tiap Kecamatan. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan.

Sementara itu Kepala Dinas PMD, Kristian Tlonaen dihubungi via WhatsApp mengatakan pihaknya telah mengajukan  permintaan ke PKAD untuk pencairan. Setelah pencairan kemudian langsung pembayaran ke panitia.

“Telah diajukan permintaan ke PKAD, segera setelah cair langsung  dibayar”,ujar mantan kepala dinas sosial ini.

Diberitakan sebelumnya, salah satu panitia Pilkades Mnelalete,Milka Benu mengaku belum menerima honor.

Kepada SUARA TTS.COM, Milka mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima honor, padahal informasi yang diperolehnya,honor dibayar per tahapan.

“Sampai saat ini kita belum dapat honor”,ujarnya singkat.(Sys).

Hari Bakti PU,Dinas PU TTS Akan Perbaiki Jembatan Noebunu.

Ket foto : Kepala Dinas PU, Marthelens Ch Liu (sumber : Facebook)

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Hari Bakti PU jatuh pada  hari Sabtu, 3 Desember 2022. Momentum hari bakti PU 2022 merupakan peringatan yang ke-77.

Seperti biasa banyak kegiatan yang dilakukan menyambut hari bakti PU. Di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) diisi dengan berbagai kegiatan.

Kepala Dinas PU, Marthelens Ch Liu kepada SUARA TTS.COM,Jumat 1 Desember 2022 usai CFD mengatakan ada sejumlah kegiatan dilakukan antara penanaman pohon Akasia dan Angkasa di Desa Oebaki, Kecamatan Noebeba.

Selain penanaman pohon,ada pekerjaan perbaikan jalan finono, Kecamatan Amanuban Timur, Embung di desa  Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat,serta perbaikan jembatan Noebunu. Jembatan Noebunu yang terletak di Desa Oe’ekam, Kecamatan Amanuban Timur, saat ini mengalami kerusakan serius pada musim hujan di penghujung tahun 2022. Jembatan yang menjadi akses utama penghubung beberapa kecamatan dengan kota kabupaten TTS kini dalam kondisi yang memprihatinkan, Dimana terdapat banyak lubang pada lintasan akibat kerusakan di badan jembatan yang berbahan kayu.

“Ada beberapa kegiatan yang sudah kita lakukan tapi ada juga belum tergantung cuaca. Kita nanti tangani darurat untuk perbaikan jembatan Noebunu. Untuk Embung nanti setelah upacara kita akan ke lokasi sekitar hari Selasa”,ujar Kadis Lens.

Ia menjelaskan,hari bakti PU bertepatan dengan hari Sabtu yaitu hari libur sehingga upacara baru bisa dilakukan pada hari Senin 5 Desember 2022.

“Upacara nanti sekalian hari Senin di halaman kantor Bupati, karna besok itu hari libur jadi nanti sekalian”,ujarnya.(Sys).

Harga Minyak Tanah di TTS Relatif Aman, Sejumlah Barang Kadaluarsa Disita

Ket foto: Nampak Tim Terpadu saat mendatangi sejumlah toko/kios dan agen/depo penjualan minyak tanah 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE – Tim terpadu yang terdiri dari sejumlah OPD di Kabupaten Timor Selatan (TTS) menggelar operasi sembako plus di kota Soe,Jumat 2 Desember 2022.

Tim terpadu yang melibatkan Dinas Perindagkop, Polri/TNI,Sat Pol PP,UPT Perijinan, Bagian Ekonomi dan SDA, Kejaksaan serta Pengadilan mulai melakukan operasi sekitar pukul 09.00 WITA.

Kepala Dinas Perindagkop,Beni Frits Tobo kepada SUARA TTS.COM mengatakan dalam operasi tersebut, tim terpadu menemukan ketersediaan minyak tanah masih aman dan mudah diperoleh walaupun beberapa hari terakhir sempat sulit didapat.

Sedangkan ada kios yang ditemukan menjual barang kadaluarsa namun dalam jumlah kecil tapi audah diamankan oleh tim terpadu.

“Kita sudah ada penegasan waktu rapat dimana kios atau toko yang sudah berulang kali menjual barang kadaluarsa maka ijinnya akan dicabut”,ujar Frits.

Hal yang sama diungkapkan Kabag Ekonomi dan SDA, Ardi Aprianus Benu,S.Sos. Menurutnya, informasi yang diperoleh dari tim terpadu mendapati harga minyak tanah masih aman dan agen serta depo penjualan minyak tanah masih menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Minyak tanah masih aman. Ini hanya kepanikan masyarakat melihat daerah lain sehingga sempat ada kelangkaan”,ujar Ardi.

Selain melihat ketersediaan minyak tanah di agen maupun depo penjualan, tim terpadu menemukan toko/kios yang menjual barang namun langsung diamankan.(Sys).

 

 

Pelayanan Air di Kota Soe Terganggu,Ini Penjelasan Direktur PDAM Soe.

Ket foto : Direktur PDAM Soe, Lely Hayer SE 

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu 

SUARA TTS.COM | SOE | Terhitung sejak tanggal 2 November 2022 lalu hingga sekarang pelayanan air bersih di kota Soe mengalami kemacetan.

Hal ini dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan ada kerusakan pipa di beberapa titik di wilayah Kecamatan Mollo Utara.

Hal ini diungkapkan Direktur PDAM Soe, Lely Hayer SE kepada wartawan,Jumat 2 Desember 2022.

Ia menjelaskan sejak awal bulan November, pelayanan air bersih di Kota Soe terganggu akibat hujan. Dengan curah hujan yang tinggi sehingga banyak pipa terbawa banjir.

Adapun titik yang mengalami kerusakan antara lain Asibola ,Sifa Noenitu,boranan Belalu,Bisuni dan Ajobaki.

Tim teknis kemudian diterjunkan untuk memperbaiki kerusakan pipa dan hingga hari ini sudah selesai untuk selanjutnya pendistribusian air ke konsumen.

Ket foto : Nampak tim teknis PDAM Soe sedang memperbaiki pipa yang rusak.

Dengan adanya kondisi tersebut jelas Lely, pihaknya melakukan pelayanan emergency kepada konsumen. Pelayanan emergency yang dimaksudkan adalah melayani tangki air kepada konsumen dengan syarat harus ada laporan dan pengaduan.

“Jadi kita ada pelayanan emergency namun harus ada permintaan. Jika tidak sempat membuat pengaduan, akan ada dispensasi saat pembayaran. Nanti ada dispensasi jadi kalau misalnya bayar 100 ribu maka konsumen hanya bayar 30ribu”,jelas Lely.

Ditanya terkait kapan pelayanan kembali normal, Lely mengatakan saat ini sudah selesai perbaikan dan hanya menunggu pendistribusian ke konsumen.

Tak lupa dirinya meminta maaf kepada para pelanggan air Bonle’u di Kota Soe atas gangguan pelayanan.

“Kita minta maaf karena pelayanan terganggu. Ini bukan unsur kesengajaan tapi faktor alam”ujarnya.(Sys).

 

 

Bupati Epy Cek Langsung Lahan Jagung Desa, Kabag Ekonomi dan SDA Siap Lakukan Pendataan

Ket foto : Nampak saat Bupati TTS melakukan kunjungan ke desa untuk mengecek lahan jagung (atas), Kabag Ekonomi dan SDA, Ardi Benu bersama tim melakukan pantauan lahan jagung Civic center (bawah).

Laporan Reporter SUARA TTS.COM,Erik Sanu

SUARA TTS.COM | SOE- Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter Tahun mulai melakukan kunjungan ke Desa guna mengecek langsung lahan jagung sementara Bagian Ekonomi dan SDA membentuk tim untuk melakukan pendataan.

Penanaman jagung oleh seluruh OPD dan sekolah merupakan tindak lanjut penegasan Bupati TTS, menindaklanjuti penegasan Gubernur NTT untuk mengatasi krisis pangan pada tahun 2023 melalui pengembangan murni tanaman jagung.

Upaya tindak lanjut dengan pembagian lahan oleh Dinas PUPR kepada seluruh pimpinan OPD dan sekolah yang sudah ditanami di lokasi Civic center. Bupati sangat konsen dan beri perhatian serius agar tanaman bisa berproduksi dengan baik.

Bupati Egusem Pieter Tahun melalui Sekda TTS bahkan telah memerintahkan Kabag Ekonomi dan SDA bersama tim dari Dinas TPHP untuk melakukan pengecekan di lapangan agar tau progres tanam, penyiangan dan pupuk sehingga bisa estimasi produksi nantinya.

Kabag Ekonomi dan SDA, Ardi Aprianus Benu S.Sos kepada SUARA TTS.COM,Kamis 1 Desember 2022 mengaku pihaknya sudah mulai melakukan pengecekan tanaman jagung setiap OPD sejak 30 November.

Menurutnya, tercatat 52 hektar lahan dibagi berdasarkan luasan peta tapi sesuai hasil monitoring,kemungkinan besar sekitar 40an hektar saja yang ditanam karna ada sebagian lokasi yang berbatu sehingga tidak bisa diolah dengan tractor.

Ket Foto : Nampak Kabag Ekonomi dan SDA, Ardi Benu sedang memantau lahan jagung Civic center.

Dari hasil pantauan tersebut, pihaknya optimis bisa memperoleh hasil maksimal karna jagung yang sudah ditanam rata rata tumbuh dengan bagus.

Dijelaskan mantan camat Amanatun Selatan ini, tanaman jagung yang sudah ada perlu dilakukan penyiangan dan kini beberapa sudah melakukan dengan mengerahkan OPD,sedangkan OPD lainnya menggunakan jasa masyarakat.

“Kita melihat ada yang mulai lakukan penyiangan sedangkan ada juga yang sudah lakukan pemupukan tahap pertama”,urai Ardi.

Menurut mantan Kabag Humas dan protokol ini,untuk menghindari hama dan penggunaan pupuk, pihaknya sarankan agar koordinasi dengan Dinas TPHP.

Lebih lanjut menurut Ardi, penanaman jagung oleh seluruh OPD dan sekolah merupakan contoh bagi masyarakat.

” Pemerintah yang keluarkan instruksi sehingga pemerintah juga yang harus berikan contoh dengan menanam jagung untuk motivasi masyarakat”,jelas Ardi.

Terkait lahan jagung di desa dan kecamatan menurut Ardi,Saat ini Bupati sudah mulai turun langsung mengecek langsung dan itu telah dimulai dari desa Noinbila dan juga desa Ki’e.

Sementara Bagian Ekonomi dan SDA telah koordinasi dengan Bagian Pem guna membentuk tim yang selanjutnya melakukan pendataan.(Sys).

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.